Pernah nggak, tambalan gigi tiba-tiba lepas saat makan? Kondisi ini bisa bikin gigi terasa ngilu atau tidak nyaman saat mengunyah. Jika tambalan gigi lepas, apa yang harus dilakukan?
Jangan panik. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebelum memeriksakan gigi ke dokter.
Kenapa Tambalan Gigi Bisa Lepas?
Tambalan gigi bisa lepas karena beberapa alasan. Salah satunya adalah tambalan sudah lama dan mulai mengalami kerusakan. Seiring waktu, tambalan bisa aus, retak, bocor atau tidak lagi menempel dengan baik pada gigi.
Alangkah baiknya jika kamu sudah mengetahui ciri ciri tambalan gigi bocor agar bisa mendapat penanganan yang tepat. Opal Dental sudah memposting terkait ciri-ciri tersebut,
Selain itu tambalan juga bisa lepas karena sering digunakan untuk menggigit makanan yang keras. Kebiasaan menggigit es batu, membuka bungkus dengan gigi, atau mengunyah benda keras juga bisa membuat tambalan lebih mudah rusak.
Tambalan Gigi Lepas Saat Makan
Kalau tambalan gigi lepas saat makan, coba tetap tenang dan jangan langsung menggigit menggunakan gigi tersebut. Hentikan dulu aktivitas makan, lalu perhatikan apakah ada bagian tambalan yang masih menempel.
Bersihkan mulut dengan berkumur menggunakan air bersih. Kalau ada sisa makanan yang masuk ke lubang gigi, bersihkan secara perlahan. Jangan menggunakan benda tajam untuk mengorek bagian gigi yang terbuka.
Apa yang Harus Dilakukan Setelah Tambalan Lepas?
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjaga area gigi tetap bersih. Kamu bisa berkumur dengan air hangat supaya sisa makanan yang menempel bisa ikut terangkat.
Setelah itu segera buat janji dengan dokter gigi atau kamu bisa berkonsultasi di klinik Opal Dental. Walaupun gigi tidak terasa sakit, bagian yang sebelumnya ditambal mungkin masih membutuhkan perlindungan. Dokter akan melihat apakah tambalan perlu diperbaiki, diganti, atau gigi membutuhkan perawatan lain.
Jangan Menambal Sendiri di Rumah
Saat tambalan gigi copot, mungkin kamu terpikir untuk menutup lubangnya sendiri menggunakan bahan tertentu. Sebaiknya jangan melakukan hal ini tanpa arahan dokter gigi.
Bahan yang tidak sesuai bisa membuat gigi semakin bermasalah. Selain itu menutup lubang sendiri juga tidak menyelesaikan penyebab awal kerusakan gigi. Lebih aman menjaga gigi tetap bersih sambil menunggu pemeriksaan.
Apakah Tambalan Gigi Lepas Bisa Dipasang Kembali?
Jawabannya tergantung kondisi tambalan dan gigi di bawahnya. Kalau tambalan masih dalam keadaan baik, dokter mungkin bisa memperbaikinya atau mengganti bagian yang lepas.
Namun kalau gigi kembali berlubang, retak, atau tambalan sudah tidak layak digunakan, dokter mungkin perlu membuat tambalan baru. Pada kondisi tertentu, gigi juga bisa membutuhkan perawatan tambahan.
Karena itu tambalan gigi lepas harus bagaimana tidak bisa dijawab dengan satu cara untuk semua orang. Pemeriksaan langsung tetap diperlukan agar perawatannya sesuai.
Bolehkah Tetap Makan Setelah Tambalan Lepas?
Sebenarnya kamu masih bisa makan tetapi pilih makanan yang lebih lembut dan tidak terlalu keras. Usahakan juga mengunyah menggunakan sisi gigi yang tidak bermasalah.
Hindari makanan yang terlalu manis, lengket, keras, atau sangat panas dan dingin jika gigi terasa ngilu. Makanan seperti permen, es batu, kacang keras, dan karamel bisa membuat area gigi yang terbuka semakin tidak nyaman.
Cara Merawat Gigi Sambil Menunggu Dokter
Sambil menunggu jadwal dokter gigi, tetap sikat gigi secara perlahan sebanyak dua kali sehari. Gunakan sikat gigi berbulu lembut agar area sekitar gigi tidak semakin iritasi.
Kamu juga bisa menggunakan pasta gigi untuk gigi sensitif jika gigi terasa ngilu. Namun jangan menekan atau menggosok bagian gigi yang terbuka terlalu keras. Tetap jaga kebersihan mulut tetapi lakukan dengan hati-hati.
Apakah Tambalan Gigi Lepas Bisa Menyebabkan Sakit?
Tambalan gigi lepas dan sakit bisa terjadi karena bagian gigi yang sebelumnya tertutup menjadi terbuka. Bagian tersebut mungkin lebih sensitif terhadap makanan, minuman, udara, atau tekanan saat menggigit.
Rasa sakit juga bisa muncul kalau kerusakan gigi sudah cukup dalam atau terdapat masalah pada bagian dalam gigi. Kalau sakitnya berdenyut, semakin parah, atau muncul terus-menerus, sebaiknya segera periksa ke dokter gigi.
Kapan Harus Segera ke Dokter Gigi?
Sebaiknya jangan menunda pemeriksaan jika tambalan lepas dan gigi terasa sakit. Apalagi kalau disertai gusi bengkak, gigi patah, keluar nanah, atau sulit digunakan untuk makan.
Kalau tambalan lepas seluruhnya dan meninggalkan lubang yang cukup besar, pemeriksaan juga sebaiknya dilakukan secepatnya. Gigi yang terbuka lebih mudah kemasukan sisa makanan dan bisa mengalami kerusakan lanjutan.
Cara Mencegah Tambalan Gigi Lepas Lagi
Ada beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga tambalan gigi tetap awet. Salah satunya adalah menghindari makanan yang terlalu keras dan tidak menggunakan gigi untuk membuka kemasan.
Selain itu, sikat gigi secara rutin, gunakan benang gigi jika diperlukan, dan lakukan pemeriksaan gigi secara berkala. Dokter gigi bisa melihat apakah tambalan masih dalam kondisi baik atau sudah perlu diperbaiki.
Kamu bisa membaca artikel tentang kenapa tambal gigi bisa lepas dan bagaimana cara pencegahannya untuk mendapatkan cara pencegahan yang lebih lengkap.
Kesimpulan
Tambalan gigi lepas, apa yang harus dilakukan? Tetap tenang, bersihkan mulut dengan berkumur, hindari menggunakan gigi tersebut untuk menggigit makanan keras, dan segera periksa ke dokter gigi.
Jangan mencoba menambal sendiri di rumah atau membiarkan gigi terbuka terlalu lama. Dengan pemeriksaan yang tepat, dokter bisa menentukan apakah tambalan perlu diperbaiki, diganti, atau gigi membutuhkan perawatan lainnya.